PERAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN
Ilmu kimia erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Semua benda
yang sering kita jumpai, misalnya makanan, obat-obatan, minuman, baju, cat, dan
lain-lain menggunakan bahan kimia atau proses kimia dalam pembuatannya. Ilmu
kimia juga diterapkan dalam bidang industri komputer yaitu penggunaan
unsur-unsur kimia sebagai bahan
elektronika seperti bahan casing netbook, laptop maupun PC Komputer.
A. KEDUDUKAN
KIMIA DALAM SAINS
|
1. Kimia
merupakan bagian dari Sains
Sains adalah pengetahuan sistematis tentang alam dan dunia fisik, termasuk di dalamnya
botani, fisika, kimia, ekologi, zoologi, biologi, dalan lainnya.
2. Kimia
merupakan salah satu produk dalam sains
Dikatakan sebagai suatu produk karena ilmu kimia berupa
fakta, teori, prinsip, dan hukum.
3.
Kimia dibangun dan dipandang sebagai proses ilmiah,
produk ilmiah dan sikap ilmiah :
a)
Kimia
sebagai Proses Ilmiah
Kimia sebagai proses kimia maksudnya bahwa ilmu kimia itu
didapatkan melalui kegiatan ilmiah yang meliputi :
-
pengidentifikasi dan penentuan variabel tetap dan variebl
bebas
-
Penentuan
apa yang diukur dan diamati
-
Keterampilan
mengamati menggunakan sebanyak mungkin panca indera
-
Keterampilan
menafsirkan hasil pengamatan
-
Keterampilan
menemukan suatu pola dalam pengamatan
-
Keterampilan
meramalkan apa yang akan terjadi
-
Keterampilan
menggunakan alat dan bahan
-
Keterampilan
menyusun laporan
-
Keterampilan
menjelaskan hasil percobaan atau pengamatan, membaca grafik atau tabel
-
Ketrampilan
mengajukan pertanyaan, saran
b)
Kimia
Produk ilmiah
Kimia ada sebagai hasil dari kegiatan ilmiah dalam sains
c)
Kimia sebagai Sikap ilmiah
-
Sikap ingin tahu
-
Sikap
respek terhadap fakta
-
Sikap
berpikir kritis
-
Sikap
penemuan dan kreativitas
-
Sikap
berpikiran terbuka dan kerja sama
-
Sikap
ketekunan
-
Sikap
peka terhadap lingkungan sekitar
-
Pada hakikatnya, ilmu Kimia diperoleh dan
dikembangkan berdasarkan eksperimen untuk mencari jawaban atas pertanyaan apa,
mengapa, dan bagimana gejala-gejala alam khususnya berkaitan dengan komposisi,
struktur dan sifat, transformasi, serta dinamika dan energitika zat. Jadi, Ilmu Kimia adalah suatu ilmu yang
mempelajari tentang susunan atau komposisi, struktur, sifat, perubahan serta
energi yang menyertai perubahan materi.
C. MANFAAT BELAJAR ILMU KIMIA
|
-
Memahami alam sekitar dan proses yang terjadi
-
Mengetahui produk yang menimbulkan masalah
-
Menciptakan produk yang bermanfaat
-
Memahami bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh
-
D. Peran Kimia Terhadap Ilmu Pengetahuan
Lainnya Dalam Kehidupan
|
1.
Bidang
pertanian, kimia berperan dalam kegiatan pemupukan serta pembasmian penyakit dan insektisida
pengganggu
2.
Bidang
kesehatan, kimia berperan dalam mengidentifikasi penyakit, mengobati kanker,
dan penemuan obat-obatan, sterilisasi peralatan medis, uji laboratorium, alat cuci
dara, alat bantu organ tubuh buatan
3.
Bidang
industri, kimia berperan dalam menghasilkan
produk pretokimia, cat, minyak bumi , plastik, kaca, deterjen, semen,
dan polimer
4.
Bidang
geologi, kimia berperan dalam penentuan jenis unsur yang terkandung dalam
bantuan dan berapa banyak kadarnya
5.
Bidang
hukum, kimia berperan dalam pemeriksaan bukti alat kriminalitas, uji DNA,
6.
Bidang
arkeologi, kimia berperan dalam menentukan umur fosil atau batuan.
7.
Bidang
komputasi, kimia berperan dalam menciptakan bahan yang sesuai untuk dibuat
komponen-komponen komputasi.
8.
Bidang
kosmetik, kimia berperan dalam meghasilkan aneka ragam kosmetik ; parfum,
bedak, lipstik, dan lainnya
9.
Bidang
ekonomi, kimia berperan dalam mengasiklan barang impor ekspor
10. Bidang teknik informatika, kimia berperan dalam
menghasikan kamera, komputer, film, handphone
11. Bidang lingkungan hidup, kimia berperan dalam
menghasilkan bio gas, program langit biru
12. Bidang fisika, kimia berperan menghasilkan alat dan bahan
penelitian fisika seperti magnet, kabel, perlatan elektronika, bahan lensa
13. Bidang biologi, kimia berperan menghasilkan alat dan
bahan penelitian biologi seperti bahan pembuatan mikroskop untuk meneliti sel
mahluk hidup, bahan untuk tes golongan darah
dan lainnya
E. Materi
Ø
Susunan atau komposisi materi mencakup komponen-komponen
pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut
Ø
Struktur Materi mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi
atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun suatu materi tersebut saling berikatan
Ø
Materi adalah
segala sesuatu yang menempati massa dan menempati ruang
Contoh:
meja, kursi, gelas, bola, laptop, komputer dan lain-lain
Berdasarkan wujudnya, materi dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok,
yaitu:
1. Materi
berwujud zat padat
Sifat zat padat : sifatnya keras, memiliki bentuk dan volume yang tetap,
dapat ditarik dan diregangkan
2. Materi
berwujud zat cair
Sifat zat cair : memiliki volume tetap tetapi bentiknya dapat berubah-ubah
sesuai tempatnya, dapat bergerak menyebar ke seluruh bagian
3. Materi
berwujud zat gas
Sifat zat gas : dapat berubah-ubah baik bentuk maupun volume, bergerak sangat bebas,
dapatkan dimampatkan
Komputer,
laptop, netbook, mouse, kabel dan komponen-kompoenennya memiliki sifat yang
berbeda-beda, misalnya pada laptop, terdapat casing yang terbuat dari senyawa polikarbonat dan pembungkus
kabel cargher yang terbuat dari polietilena. Maing-masing benda/materi tersebut
mempunyai sifat berbeda, yaitu casing polikarbonat mempunyai sifat keras dan
tahan panas, sedangkan pembungkus kabel memiliki bentuk yang lunak dan mudah
terbakar.
1. Sifat
Fisika
Sifat fisika
adalah sifat suatu zat yang dapat
diamati, diukur, atau dirasakan oleh panca indra dan zat tersebut tidak mengalami perubahan komposisi
dan struktur kimia.
Sifat-sifat
fisika anatara lain warna, ukuran,bentuk, wujud, zat, bau, rasa, titik didih,
titik leleh, kelarutan, kelenturan, kekerasan, kemagnetan dan daya hantar listrik. Contoh butir
polykarbonat berukuran kecil berubah menjadi casing laptop yang berukuran
besar.
2. Sifat
Kimia
Adalah sifat
yang menggambarkan kemampuan suatu zat untuk bereaksi
dengan zat lain dan membentuk zat baru. Misalnya, kabel terbakar berubah menjadi arang. Arang yang dihasilkan
dari pembakaran kabel tersebut termasuk senyawa baru yang komposisinya berbeda dengan senyawa kabel. Kemampuan kabel
terbakar dan berubah menjadi
arang termasuk sifat kimia kertas.
Contoh sifat kimia: kemampuan dapat terbakar, membusuk, berkarat, basi dan
lain sebagainya
Berdasarkan
jumlah dan ukuranyya, sifat materi juga dikelompokkan menjadi dua, yaitu sifat
ekstrinsik dan intrinsik.
1.
Sifat ektrinsik
Adalah sifat
materi yang
bergantung pada jumlah dan ukuran, contohnya panjang, massa, volume, massa
jenis.
3. Sifat
intrinsik
Adalah
sifat yang tidak bergantung pada jumlah dan ukuran, contohnya ; warna, bentuk,
bau, rasa, sifat logam, sifat asam, dan sifat basa.
Materi dapat berubah dari bentuk yang satu ke bentuk
yang lain
atau
dari zat satu ke zat yang lain. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh
energi.
Perubahan materi meliputi : Perubahan fisika dan perubahan kimia
1. Perubahan
Fisika
Adalah perubahan yang tidak menghasilkan materi
baru
Contohya :
-
Perubahan fisika karena perubahan bentuk : lilin meleleh,
gula batu ditumbuk jadi gula pasir, kayu menjadi meja, kain menjadi baju dan lain-lain
-
Perubahan fisika karena perubahan wujud : air didinginkan membeku menjadi
es batu,kapur barus menyublim menjadi
uap, spritus menguap, air tebu mengkristal
jadi gula, udara mengembun jadi air,
Es batu mencair
-
Perubahan fisika karena hal lain : daun menjadi layu,
larutnya gula dalam air, pagar besi di cat
Contoh
peristiwa sifat fisika
-
Polycarbonat
diubah menjadi casing netbook
-
Metal diubah
menjadi casing laptop
-
Kabel panjang
dipotong menjadi kabel pendek
-
Peristiwa
perubahan wujud zat
2. Perubahan
Kimia
Adalah perubahan yang menghasilkan zat baru.
Contohnya : keterbakaran, ionisasi, rekativitas, dll
Ciri-ciri
terjadinya perubahan kimia;
1.
Terjadi
perubahan warna
2.
Terjadinya
perubahan suhu
3.
Terbentuknya
endapan
4.
Terbentuknya
gas
Energi yang menyertai perubahan
materi : energi kimia, energi panas, energi cahaya,
energi gerak, energi listrik dan lain-lain
Materi dikelompokkan menjadi :
1. Zat Murni
/Zat Tunggal
Zat murni adalah
zat yang penyusunyya sejenis dan mempunyai sifat homogen. Zat murni terbagi
menjadi unsur dan senyawa.
a. Unsur
Unsur adalah
zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui
reaksi kimia. Berdasarkan sifatnya, unsur-unsur dikelompokkan menjadi unsur
logam, semilogam, dan non logam.
1.
Unsur logam ( Metal)
Unsur logam
mempunyai sifat-sifat sebagai berikut.
Sifat fisis :
a. Mengkilat
b. Konduktor ( dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik)
c. Mudah ditempa dan dipipihkan
d. Berwujud padat, kecuali raksa atau merkuri (Hg)
e. Mempunyai titik leleh yang tinggi
f. Mudah dilenturkan
g. Dapat dibuat paduan logamnya
Sifat kimia :
a.
Merupakan
unsur yang elektropositif
b.
Bersifat
reduktor
c.
Pada
umumnya jika membentuk senyawa bersifat basa dan ionic
2.
Unsur Semilogam ( Metaloid )
Unsur semilogam
adalah unsur yang memiliki dua sifat yang cenderung mirip dengan logam, tetapi
dalam keadaan tertentu dapat bersifat non Logam.
Sifat-sifat
metaloid:
1.
Memiliki sifat
baik sebagai logam maupun nonlogam
2.
Lebih rapuh
daripada logam, kurang rapuh dibandingkan dengan nonlogam
3.
Umumnya bersifat
semikonduktor terhadap listrik
4.
Beberapa
metaloid berkilauan seperti logam
Tabel 2. Unsur Semilogam
Nama Unsur
|
Lambang
Unsur
|
Kegunaan
|
Bentuk Fisik
|
Sumber
|
Boron
|
B
|
Meningkatkan
kesehatan tulang dan gigi, mengatasi nyeri haid, arthritis,membuat fiberglass
boron
|
Padat,
kecoklatan
|
Biji-bijian,
kacang
|
Silikon
|
Si
|
Bahan membuat gelas dan keramik
|
Padat, abu-abu, mengkilap
|
Oksida silikat
(pasir/kuarsa)
|
Germanium
|
Ge
|
Sebagai isolator
pada suhu rendah, sebagai konduktor pada suhu tinggi, spektroskopi inframerah dan detektor inframerah
|
Padat, abu-abu,
mengkilap
|
Bijig seng, batu
bara, mineral,
|
Arsen
|
Ar
|
Obat-obatan,
insektisida, semikonduktor sirkuit terpadu,pengawet kayu, cat,pengolahan
kaca, tekstil
|
Padat,abu-abu
mengkilap
|
Kerak bumi,
pembakaran fosil,pemakaian pupuk dan pestisida
|
Antimon
|
Sb
|
Penguat timbal
untuk baterai, bahan tahan pai, cat, keramik dan karet
|
Padat,abu-abu
mengkilap
|
Spesies mineral
|
Telurium
|
Te
|
Pemesinan,
mengurangi reaksi korosi oleh asam sulfat pada timbal,komponen utama sumbat
peleburan,keramik
|
Padat, perak
keabua-abuan
|
Alam, lumpur
anoda dari pemurnian elektrolisis
termbaga panas,senyawa telluride dari emas
|
Polonium
|
Po
|
Sikat anti
statis penghilang debu, sumber atom panas, Sinar
alfa yang dipancarkan oleh polonium dapat digunakan untuk menghilangkan
listrik statis yang dihasilkan selama proses seperti kertas linting, kawat,
dan lembaran logam
|
Padat, perak
keabua-abuan
|
Bismuth alam
|
3.
Unsur non logam
Sifat unsur nonlogam.
a) Tidak keras
b) Rapuh dan mudah patah
c) Isolator (tidak dapat menghantarkan arus listrik)
d) Tidak mengkilap
e) Bersifat oksidator
f) Biasanya oksidanya bersifat asam
g) Titik didih dan titik lelehnya rendah, kecuali unsur karbon.
Tabel 3. Unsur
non logam
Nama Unsur
|
Lambang
Unsur
|
Kegunaan
|
Bentuk Fisik
|
Sumber
|
Belerang
|
S
|
Membuat
insektisida,mengeraskan karet untuk ban mobil
|
Padat kuning
|
Mata air panas,
gunung berapi,pirit besi, gypsum
|
Hidrogen
|
H
|
Bahan bakar roket,membuat margarin, mengisi balon
|
Gas, tidak berwarna
|
Bakteri, ganggang, metana, bintang
|
Oksigen
|
O
|
Bernafas,
pembakaran
|
Gas, tidak
berwarna
|
Fitoplankton,
tumbuhan,pohon
|
Nitrogen
|
N
|
Pembuatan pupuk,
pendingin
|
Gas, cair, tidak
berwarna
|
Udara, pupuk
buatan ,sisa tanaman, bahan organis,mikrobia atau bakteri-bakteri
|
Argon
|
Ar
|
Pengisi bohlam
lampu pijar
|
Gas,cair, tidak
berwarna
|
Penyulingan
bertingkat udara cair
|
Karbon
|
C
|
Grafit untuk
pensil, pembuatan roket,intan untuk perhiasan, Pemotong logam atau kaca
|
Padat, hitam
|
Sumber karbon anorganik terbesar terdapat pada batu kapur, dolomit, dan karbon
dioksida, sedangkan sumber organik terdapat pada batu bara, tanah
gambut, minyak bumi, dan klatrat metana
|
Klorin
|
Cl
|
Membuat
plastik/PVC, membuat pemutih
|
Gas, kuning
kehijauan
|
Air laut
|
Iodium
|
I
|
Bahan pembuat
antiseptik
|
Padat hitam
|
Garam, rumput
laut, ikan, air laut
|
b. Senyawa
Senyawa adalah
gabungan dua tau lebih unsur-unsur yang membentuk zat baru yang lebih komplek.
Contohnya natrium dan klorida bergabung membentuk senyawa natrium klorida.
Sifat-sifat
senyawa sebagai berikut.
1)
Senyawa
merupakan hasil reaksi kimia antara unsur-unsur yang bersenyawa.
2)
Sifat-sifat
senyawa akan berbeda dengan unsur-unsur penyusun senyawa tersebut.
3)
Perbandingan
massa unsur-unsur penyusun senyawa adalah tetap.
4)
Senyawa
tidak dapat diuraikan menjadi unsur-unsur penyusunnya dengan cara fisika,
tetaapi harus dengan reaksi kimia
Berdasarkan asal
terbentuknya, senyawa diklasifikasikan menjadi dua, yaitu senyawa organic dan
senyawa an organic.
1)
Senyawa
organik
Senyawa organik
umumnya terbentuk dari mahluk hidup. Contohnya gula, alcohol, bensin, solar,
urea, asam cuka, dan asam benzoat
2)
Seyawa
anorganik
Senyawa
anorganik umumnya tidak berasal dari mahluk hidup. Contohnya natrium klorida
(garam dapur), aluminium sulfat (tawas), magnesium klorida, dan asam sulfat
(air aki).
2. Campuran
-
Campuran adalah materi
yang tersusun atas dua atau zat lebih dengan komposisi tidak tetap dan masih
memiliki sifat-sifat zat asalnya.
-
Campuran dibedakan menjadi dua jenis :
1.
Campuran homogen atau campuran serba sama merupakan campuran yang
keseluruhan materi penyusunnya tidak dapat dibedakan satu dengan lainnya,
tetapi sifat masing-masing komponen penyusunnyaa masih tampak.
Contohnya
; air teh manis, udara, larutan
cuka, baja (campuran besi dan logam lain), perunggu (tembaga dan timah)
2.Campuran heterogen
Campuran
heterogen terjadi karena zat yang tidak dapat bercampur satu dengan lain secara
sempurna sehingga dapat dikenali zat penyusunnya. Dengan demikian, pada
campuran heterogen, seluruh bagiannya tidak memiliki komposisi yang sama (tidak
serba sama).
-
Pemisahan Campuran
-
Teknik pemisahan campuran
1. Filtrasi,
yaitu metode pemisahan yang digunakan untuk
memisahkan cairan dan padatan yang tidak larut dengan menggunakan penyaring
(filter) berdasarkan perbedaan ukuran partikel. Contohnya pembuatan santan
kelapa , penyaringan debu-debu dari AC, menyaring kopi dari ampasnya, dll.
2. Dekantasi,
yaitu metode pemisahan yang
digunakan untuk memisahkan cairan dan padatan dengan cara menuang cairan secara
perlahan-lahan, dengan demikian padatan akan tertinggal di dalam wadah tersebut,
contoh memisahkan campuran air dan pasir, campuran air dan minyak, dll
3. Sentriiugasi,
yaitu metode pemisahan yang sering dilakukan sebagai
pengganti filtrasi bila partikel padatan sangat halus dan jumlah campurannya
lebih sedikit .contohnya memisahkan sel darah merah dan sel darah putih dari
plasma darah
4. Evaporasi,
yaitu metode pemisahan yang digunakan untuk
memisahkan zat padat yang terlarut dari larutannya, misalnya pembuatan garam
dari air laut.
5. Distilasi,
yaitu metode pemisahan campuran zat cair dari
larutannya berdasarkaan perbedaan titik didih. Contohnya penyulingan minyak
bumi
6. Kromatografi,
yaitu metode pemisahan campuran yang terjadi karena
perbedaan kelarutan zat-zat dalam pelarut serta perbedaan penyerapan kertas
terhadap zat-zat yang ingin dipisahkan. Contohnya memisahkan zat warna tinta,
tes urine, mengidentifikasi lahan pertanian tercemar tidaknya oleh pestisida ,
dan lain-lain
7. Pengayakan,
yaitu metode pemisahan
campuran berupa padatan yang memiliki ukuran partikel berbeda-beda.
8. Sublimasi,
yaitu metode pemisahan
campuran sesama zat padat berdasarkan perubahan wuzud zat
9. Ekstraksi,
yaitu metode pemisahan zat
cair dari larutannya berdasarkan perbedaan kelarutan zat terlarut di dalam
pelarut yang berbeda
10. Kristalisasi,
yaitu metode pemisahan
campuran dengan cara mengkristalkan atau mengendaapkan zat terlarut dalam
larutan yang tadinya berupa cairan juga
misalanya pemurnian garam dapur
PERAN KIMIA DALAM KEHIDDUPAN
1.
Bidang
pertanian, kimia berperan dalam kegiatan pemupukan serta pembasmian penyakit dan insektisida
pengganggu
2.
Bidang kesehatan, kimia berperan dalam
mengidentifikasi penyakit, mengobati kanker, dan penemuan obat-obatan,
sterilisasi peralatan medis, uji laboratorium, alat cuci dara, alat bantu organ
tubuh buatan
3.
Bidang
industri, kimia berperan dalam menghasilkan
produk pretokimia, cat, minyak bumi , plastik, kaca, deterjen, semen, dan
polimer
4.
Bidang
geologi, kimia berperan dalam penentuan jenis unsur yang terkandung dalam
bantuan dan berapa banyak kadarnya
5.
Bidang
hukum, kimia berperan dalam pemeriksaan bukti alat kriminalitas, uji DNA,
6.
Bidang
arkeologi, kimia berperan dalam menentukan umur fosil atau batuan.
7.
Bidang
komputasi, kimia berperan dalam menciptakan bahan yang sesuai untuk dibuat
komponen-komponen komputasi.
8.
Bidang
kosmetik, kimia berperan dalam meghasilkan aneka ragam kosmetik ; parfum,
bedak, lipstik, dan lainnya
9.
Bidang
ekonomi, kimia berperan dalam mengasiklan barang impor ekspor
10. Bidang teknik informatika, kimia berperan dalam
menghasikan kamera, komputer, film, handphone
11. Bidang lingkungan hidup, kimia berperan dalam menghasilkan bio gas, program
langit biru
12. Bidang fisika, kimia berperan menghasilkan alat dan bahan
penelitian fisika seperti magnet, kabel, perlatan elektronika, bahan lensa
13. Bidang biologi, kimia berperan menghasilkan alat dan
bahan penelitian biologi seperti bahan pembuatan mikroskop untuk meneliti sel
mahluk hidup, bahan untuk tes golongan darah
dan lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar